Directional control valve pressure regulator dan flow control valve merupakan

Sistem hidrolik merupakan suatu bentuk perubahan atau pemindahan daya dengan menggunakan media penghantar berupa fluida cair untuk memperoleh daya yang lebih besar dari daya awal yang dikeluarkan.

Fluida diubah tekanannya oleh pompa hidrolik yang kemudian diteruskan ke komponen silinder kerja melalui pipa-pipa saluran dan katup-katup. Oleh sebab itu, tercipta gerakan translasi batang piston dari silinder kerja yang diakibatkan oleh tekanan fluida pada ruang silinder dimanfaatkan untuk gerak maju dan mundur.

Perlu diketahui, oli yang digunakan harus memiliki tingkat tekanan tepat untuk menggerakkan attachment mesin. Jika tidak, maka mesin bepeluang mengalami berbagai gangguan hingga kerusakan. Jangan sampai mesin berakhir dengan perawatan Condition Base Maintenance.

Saat ini pemanfaatan sistem hidrolik sudah sangat luas, Anda bisa menemukannya di berbagai bidang, mulai dari properti hingga otomotif. Bahkan Anda mungkin sudah pernah memanfaatkannya, seperti saat menggunakan dongkrak atau mesin press.

Dalam sistem hidrolik memiliki banyak katup-katup yang beroperasi.

Mengapa perlu mempunyai berbagai macam katup, karena untuk mengatur dan mengarahkan setiap proses pada sistem hidrolik.

Pembahasan

Macam-macam katup tersebut yaitu:

TRENDING  Jelaskan langkah untuk mengentri transaksi pembelian tunai ke myob

a. Check Valve

Katup searah yang berfungsi sebagai pengarah aliran dan pengontrol tekanan.

b. Pilot Operated Check Valve

Katup ini dirancang untuk aliran hidrolik yang dapat mengatur aliran secara bebas pada satu arah dan menutup arah aliran lainnya.

c. Katup Pengatur Tekanan

Katup ini memiliki macam-macam sebagai berikut:

– Relief Valve, berfungsi membatasi tekanan operasional sistem hidrolik.

– Squence Valve, berfungsi mengatur tekanan agar penggerak hidrolik dapat bekerja berurutan.

– Pressure Reducing Valve, berfungsi mengurangi tekanan yang mengalir dalam saluran tertentu menjadi kecil.

d. Flow Control Valve

Katup ini berfungsi untuk mengatur volume aliran / mengatur piston pada sistem hidrolik.